Niat Sholat Sunah Muthlak- Pada kesempataan kali ini kami akan berbagi mengenai lafadz niat shalat muthlak dan tata cara mengerjakannya, apa yang dimaksud dengan shalat Muthlak ?. Shalat sunnah Muthlak (Muthlaq) yakni salat sunah yang boleh dikerjakan pada waktu kapan aja dan tanpa harus ada karena tertentu, kecuali pada waktu yang dilarang untuk mengerjakan shalat sunnah. misalnya menyerupai shalat dhuha yang hanya boleh dikerjakan pada waktu dhuha atau shalat sunah hajat yang dikerjakan apabila seseorang memiliki sebuah hajat tertentu atau harapan agar mampu terkabul.
Shalat sunah mutlak ialah shalat sunah yang tidak bersebab, bukan karena masuk kedalam masjid, bukan karena shalat Qabliyah atau Ba'diyah shalat fardhu dan lain sebagainnya. Shalat ini semata-mata shalat sunhah muthlak, kapan dan dimana saja mampu mengerjakan shalat ini asal jangan di waktu haram. baca juga : Niat shalat rawatib qabliyah dan ba'diyah lengkap
Waktu Yang Diharamkan Untuk Mengerjakan Shalat Sunnah
Berikut ini yakni waktu-waktu yang diharamkan untuk mengerjakan shalat sunnah, yaitu:
Ushalli sunnatar rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar
Artinya : "Aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allaahu akbar."
Mengenai tata cara mengerjakan shalat sunnah muthlak caranya sama menyerupai mengerjakan shalat sunnah pada umumnya. untuk lafadz niatnya menyerupai yang sudah disampaikan diatas. mengenai banyaknya jumlah rakaat shalat sunnah muthlak tidak terbatas, berapa saja boleh asalkan mampu mengerjakannya. dan untuk tiap-tiap dua rakaat diakhiri dengan satu salam. Baca juga : Niaat shalat hajat lengkap dengan artinya
Demikianlah mengenai niat shalat sunnah muthlak dan tata cara mengerjakannya, agar mampu bermanfaat.
Shalat sunah mutlak ialah shalat sunah yang tidak bersebab, bukan karena masuk kedalam masjid, bukan karena shalat Qabliyah atau Ba'diyah shalat fardhu dan lain sebagainnya. Shalat ini semata-mata shalat sunhah muthlak, kapan dan dimana saja mampu mengerjakan shalat ini asal jangan di waktu haram. baca juga : Niat shalat rawatib qabliyah dan ba'diyah lengkap
Waktu Yang Diharamkan Untuk Mengerjakan Shalat Sunnah
Berikut ini yakni waktu-waktu yang diharamkan untuk mengerjakan shalat sunnah, yaitu:
- Waktu saat matahari sedang terbit, sehingga naik satu tombak atau lembing.
- Ketika matahari sedang sempurna di puncak ketinggiannya hingga tergelincir. kecuali pada hari Jum'at saat orang masuk masjid untuk mengerjakan shalat Tahiyyatul Masjid.
- Sesudah shalat Ashar hingga tergelincirnya matahari.
- Sesudah shalat Subuh hingga terbit matahari agak tinggi.
- Ketika matahari sedang terbenam hingga sempurna terbenamnya.
Niat dan Tata Cara Mengerjakan Shalat Sunnah Muthlak
Lafadz Niat Shalat Sunnah Muthlak
اُصَلِّى سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالٰى. اَللهُ اَكْبَرْ
Ushalli sunnatar rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar
Artinya : "Aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allaahu akbar."
Mengenai tata cara mengerjakan shalat sunnah muthlak caranya sama menyerupai mengerjakan shalat sunnah pada umumnya. untuk lafadz niatnya menyerupai yang sudah disampaikan diatas. mengenai banyaknya jumlah rakaat shalat sunnah muthlak tidak terbatas, berapa saja boleh asalkan mampu mengerjakannya. dan untuk tiap-tiap dua rakaat diakhiri dengan satu salam. Baca juga : Niaat shalat hajat lengkap dengan artinya
Demikianlah mengenai niat shalat sunnah muthlak dan tata cara mengerjakannya, agar mampu bermanfaat.
Buat lebih berguna, kongsi:
